24April2018

MutuKia Ntt

EVALUASI SISTER HOSPITAL-PML

Surabaya, 23 Mei 2014

  Latar Belakang

Program Sister Hospital dan Performance Management Leadership yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2010 hingga tahun 2014 sudah berjalan dengan sangat dinamis baik untuk mendukung perencanaan, implementasi, dan monitoring evaluasi program Sister Hospital (SH) Provinsi NTT. DFAT- Australian Aid melalui program AIPMNH sudah mendukung program ini dalam 1 tahun masa transisi (Juli 2013 - Juni 2014), yang rencananya akan diperpanjang hingga Desember 2014. Program SH bertujuan untuk menyediakan pelayanan RS PONEK 24 jam yang berkualitas terutama terutama pada situasi pelayanan kesehatan kita sekarang berada di era JKN (jaminan kesehatan nasional), dan saat ini juga didukung dengan program Performance Management Leadership (PML) yang bertujuan meningkatkan kompetensi manajemen kepemimpinan di RSUD Kabupaten

Keberhasilan Program SH dan PML tidak lepas dari kerjasama lintas Sektor pada Kegiatan Dukungan Program AIPMNH di NTT, dimana semua lini dapat memainkan perannya secara baik sehingga program ini dapat mendorong kemandirian Kabupaten terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan yang diukur dengan sejumlah indikator yang telah disepakati bersama antara Dinkes Provinsi NTT, tim konsultan monev PMPK FK-UGM, tim RS Mitra dan tim AIPMNH. Indikator keberhasilan terdiri dari indikator input sampai dengan indikator outcome yang juga termasuk indikator penurunan jumlah kematian ibu dan bayi serta beberapa indikator klinis lainnya.

Keberhasilan pencapaian indikator tersebut akan terwujud jika dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) secara periodik, yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan upaya perbaikan atau tindaklanjut, sehingga dapat diketahui kemajuan pelaksanaan kegiatan dari aspek program, keuangan maupun pelayanan PONEKnya serta perkembangan kemajuan dari aspek manajemen di RSUD dan hal ini dapat dibandingkan dengan standar atau indikator yang telah ditetapkan. Sejak dimulainya program SH tahun 2010 sampai saat ini, sudah dilakukan kegiatan monev eksternal sedikitnya 2x dalam setahun, namun frekuensi pelaksanaan monev eksternal di tahun transisi dikurangni menjadi sekali setahun, dengan lebih mengintensifkan monev internal oleh pasangan RS Mitra A dan Mitra B. Monev eksternal yang terakhir dilakukan pada bulan Maret 2014, dan pertemuan evaluasi ini akan membahas berbagai aspek klinis dan manajemen yang akan menjadi fokus intervensi dalam program SH PML selanjutnya.

Di samping itu, hasil AMP mengindikasikan bahwa salah satu faktor pendukung terbesar kematian ibu dan bayi adalah adanya keterlambatan. Keterlambatan dapat dicegah dengan membangun sistem rujukan, dan sistem rujukan yang baik dimanifestasikan dalam sebuah manual rujukan.. Beberapa kali pertemuan pembimbingan dilakukan baik berupa workshop, rapat koordinasi, monitoring ke lapangan dan pemantauan lewat teleconference oleh Tim PMPK dengan Tim Rujukan Dinkes dan RSUD kabupaten untuk mempersiapkan pelaksanaan manual rujukan. Karena itu, dalam pertemuan ini juga akan dilakukan evaluasi implementasi manual rujukan tersebut, hambatan yang dihadapi dan rencana solusinya.

  Tujuan

Kegiatan ini secara umum bertujuan untuk menyajikan, membahas dan menindaklanjuti hasil Monev program SH dan PML dengan tujuan khusus:

  1. Mengevaluasi keberhasilan pencapaian indikator Program SH dari aspek klinis, manajemen dan kualitatif
  2. Mengevaluasi implementasi manual rujukan KIA di masing-masing Kabupaten.
  3. Mengevaluasi implementasi program QI masing-masing RSUD.
  4. Memaparkan hasil program AIPMNH yang mendukung program SH, yaitu hasil monev pelaksanaan SOP ANC/PNC, Pengembangan Desa Siaga dan Komunitas Relawan Donor Darah (KRDD) serta rencana pengembangan maternal perinatal registry.
  5. Mengevaluasi keberhasilan pencapaian indikator Program PML
  6. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Program SH dan PML (RS Mitra A dan Mitra B) periode selanjutnya.

Indikator Keberhasilan

  • Tersedianya hasil Monev program SH dan PML, termasuk hasil analisa masalah dan rekomendasi penyelesaian masalah
  • Tersedianya hasil monev Manual Rujukan, termasuk hasil analisa masalah dan rekomendasi dalam implementasi manual rujukan
  • Tersusunnya rencana kerja Program SH dan PML untuk periode Juli 2014 – Desember 2014, dengan focus pada pengembangan program QI, implementasi manual rujukan, pengembangan maternal perinatal registry, penguatan implementasi BLUD dan billing system di RS Mitra B.

  Waktu&Tempat 

Waktu : 23 Mei 2013
Tempat: Surabaya

  Jadwal Kegiatan 23 Mei 2013

Waktu

Kegiatan

Penanggung jawab

Moderator

08.00 – 08.30

Registrasi

PKMK FK UGM & AIPMNH

 

08.30 – 10.20

Pengantar: Laporan Pelaksanaan Monev IX SH – PML (10 menit)

Hasil Monev Program QI (10 menit)

Hasil Monev SH Maret 2014

  • Aspek Klinis Neonatal (30 menit)
  • Aspek Klinis Maternal (30 menit)
  • Aspek Kualitatif (30 menit)

 

drg. Puti Aulia Rahma, MPH

 

drg. Puti Aulia Rahma, MPH

 

dr. Irene Kathreene Davidz, Sp.A, M.Kes

 

dr. I Wayan Indrawan, Sp.OG (K)

 

  DR. Atik Triratnawati, MA

dr. Xaverius Seikka

10.20 – 10.30

Coffee Break

Panitia

 

10.30 – 11.30

Lanjutan - Hasil Monev SH Maret 2014

Aspek Manajemen (30 menit)

Hasil Monev Program PML Maret 2014 (30 menit)

Diskusi (15 menit)


  Drs. Willy Tokan

Putu Eka Andayani, SKM. M.Kes


Yos Hendra, Akt. MM, MEP

 

11.30 – 13.00

Lunch Break

 

 

13.00 – 14.20

District Scoring (10 menit)

Hasil Monev Pe`laksanaan SOP ANC/PNC dan AMP (20 menit)  

Pengembangan desa siaga dan KRDD(20 menit)

Diskusi (10 menit)

 

dr. Ignatius Henyo Kerong

 

 

Dr. Drg. Mindo Sinaga, M.Kes  dan Ibu Iss

 

  John Ire (AIPMNH)

 

drg. Maria Silalahi, MPM

14.20 – 15.30

Update:

Perkembangan Implementasi Manual Rujukan KIA (hasil monev) (40 menit)

Rencana Pengembangan Register Maternal Perinatal di Kabupaten (40 menit)

Diskusi (10 menit)

 

 

Dr. Sitti Noor Zaenab, M.Kes (PKMK)

 

 

  Chris Rubino (AIPMNH)

 

Dr. drg.Mindo Sinaga, M.Kes

15.30 – 15.45

Coffe Break

Panitia

 

15.45 – 17.15

Diskusi Kelompok  (parallel)

Pengantar (5 menit)

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Program SH dan PML  (RS Mitra A dan Mitra B) (85 menit)

Akan menggunakan template POA yang harus diisikan oleh masing-masing pasangan RS Mitra A dan RSUD Mitra B

 

  dr. Hanevi Djasri, MARS

dr. Hanevi Djasri, MARS

Yos Hendra, Akt., MM, MEP

Dr. Siti Noor Zaenab, M.Kes

Snack included PKMK FK UGM

17.15 – 17.30

Closing remark

Dinkes, UGM, AIPMNH

  Hanevi Djasri

 



  Peserta

No.

Instansi

Jumlah

1

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

6 orang

 

  • DirJen Bina Upaya Kesehatan
  • Dirjen Gizi dan KIA
  • Dir Bina Yanmedik Spesialistik, Ditjen Yanmed  
  • Dir Bina Kesehatan Ibu, Ditjen Binkesmas
  • Dir Bina Kesehatan Anak, Ditjen Binkesmas       
  • Dir Pusrengunnakes        

1
1
1
1
1
1

2

RS. Mitra

38 orang

 

  • Direktur RS Mitra B         
  • Dekan FK UI, FK UNAIR, FK UGM, FK UNIBRAW, FK UNHAS, FK UNDIP, FK UDAYANA, FK UNPAD, FK UNS
  • Team Leader RS Mitra A 
  • Manajer Operasional/ Sekretaris RS Mitra

9
8
11
11

3

Provinsi (Kadis NTT, Ketua SH, kabid kesmas, kabid yanmed, kabid Nakes )

 5 orang

4

UGM (Tim Kualitatif, tim SH dan PML)

10 orang

5

HOGSI Malang ?? (team monev Maret 2014)

3 orang

6

IDAI NTT (team monev Maret 2014)

3 orang

7

P2K3  UNDANA & Peneliti

3 orang

8

Kabupaten

22 orang

 

  • Kepala Dinkes Kabupaten
  • Direktur RSUD Kabupaten

11
11

9

AIPMNH

18 orang

 

  • Transition Manager               
  • CS Adviser
  • PML Adviser
  • DPC 11 kab
  • Narasumber (Ibu Iss, Pak John Ire, Pak Chris)
  • Panitia

1
1
1
11
3
1

10

Panitia UGM

2 orang

 

TOTAL

110 orang

BIAYA

Penyelenggaraan lokakarya ini dibiayai oleh AIPMNH melalui kontrak PKMK FK-UGM.

PELAPORAN

Laporan pelaksanaan kegiatan pertemuan ini akan dibuat oleh Tim PKMK FK UGM sebagai penanggungjawab kegiatan dengan menyertakan dokumen-dokumen pendukung sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

PENUTUP

Demikian TOR ini dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan sebagai dasar untuk mengajukan dana kegiatan.

 

Yogyakarta, 26 Mei 2014

Prof. Dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD

Ketua Tim Konsultan PMPK FK UGM