24April2018

MutuKia Ntt

F. Peran Para Pihak

  1. KEGIATAN KONTRAK TENAGA KLINIK
    1. Pemerintah
      1. Kementrian Kesehatan
        • Memberikan kebijakan yang mendukung kegiatan ini
        • Melakukan monitoring dan evaluasi
      2. Dinas Kesehatan Propinsi NTT
        • Membangun komitmen seluruh pemangku kepentingan.
        • Melakukan proses persiapan, pelaksanaan, dan monitoring-evaluasi.
        • Melakukan Bimbingan Teknis
      3. Dinas Kesehatan Kabupaten
        • Pengawasan mutu pelayanan kesehatan
        • Menyediakan perijinan tenaga kesehatan RS mitra yang bekerja di wilayahnya
          • Bertindak sebagai pelaku pelayanan dalam hubungan kontraktual dengan Rumah Sakit Mitra.
          • Mengawasi kinerja SDM yang dikontrak secara tidak langsung, untuk ditindaklanjuti oleh RS Mitra.
          • Menyediakan fasilitas pendukung dan obat sesuai formularium Jamkesmas dan bahan habis pakai yang diperlukan.
          • Menyediakan dana pendamping untuk manajemen kegiatan
        1. RSUD Kabupaten di NTT dan Pemerintah Daerah
        2. Pemerintah Daerah
          • Menyiapkan insentif untuk tenaga spesialis
          • Menyediakan dana investasi untuk pengembangan RS PONEK.
          • Menjamin terlaksananya pembayaran jasa medik yang berasal dari Jamkesmas, Jamkesda (kalau ada), dan perusahaan asuransi kesehatan sesuai prosedur yang ditetapkan.
          • Memastikan keamanan kerja tim RS Mitra
      4. Kemitraan Australia-Indonesia (APMNH)
        1. Kemitraan Australia Indonesia untuk Kesehatan Ibu dan Bayi baru Lahir
          • Sebagai donor agency
          • Sebagai Technical Assistance mendukung Monitoring dan Evaluasi, dan bimbingan teknis
      5. RS Mitra
        1. Rumah Sakit Mitra
          • Bertindak sebagai agent (provider penyedia SDM Kesehatan) dalam hubungan kontraktual dengan RSUD (setelah melakukan kegiatan pendahuluan oleh Tim Advance untuk memulai kegiatan pelayanan klinik).
          • Menyiapkan tenaga yang dikirim dalam kompetensi teknis klinis dan kemampuan berinteraksi sosial dan budaya di masyarakat setempat.
          • Merekrut, mengelola dan membayar SDM Kesehatan yang diperbantukan ke NTT
          • Bertanggung jawab terhadap kinerja perorangan dan tim yang dikirim sesuai dengan kontrak kerja
        2. SDM Kesehatan dari RS Mitra
          • Memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk penanganan kegawatdaruratan kebidanan.
          • Memberikan pelatihan dan bimbingan teknis bagi staf RS khususnya yang terkait dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
          • Memberikan pelatihan bagi staf Puskesmas sesuai dengan keahlian teknisnya untuk meningkatkan mutu rujukan kesehatan ibu dan anak
      6. Konsultan
        1. Konsultan Perencana
          1. Persiapan
            • Membantu Dinas Kesehatan Propinsi NTT untuk menyiapkan Grand Design pengembangan SDM KIA
              (Kegiatan contracting pelayanan klinik RS, kegiatan pendidikan dokter umum menjadi spesialis, kegiatan residen).
            • Menyiapkan kerangka evaluasi keberhasilan proyek: (1. Pelayanan KIA PONEK; 2. Kegiatan oleh tim mitra untuk pengembangan sistem PONEK di RSD; dan (3) pelatihan untuk puskesmas dalam hal pelayanan).
            • Menyiapkan berbagai manual untuk manajemen proyek pengembangan SDM KIA (manual bagi Propinsi, manual bagi Dinas Kesehatan Kab, manual bagi RS Mitra).
            • Membantu Dinas Kesehatan Propinsi NTT untuk struktur organisasi proyek.
            • Membantu Dinas Kesehatan Propinsi NTT untuk mencari RS mitra
          2. Pelatihan Rumahsakit-rumahsakit mitra
            1. Pelatihan untuk menjadi  mitra dalam hal aspek manajemen sistem
            2. Pelatihan untuk menjadi fasilitator dan trainer, termasuk pelatihan team-leader
            3. Pelatihan Standar Operating Procedure untuk KIA di RSD dalam kerangka PONEK. Akan menggunakan modul yang dipergunakan untuk pelatihan di NTT. (Dilakukan oleh P2KT Surabaya dan Kementrian Kesehatan dengan menggunakan standar nasional)
          3. Menyusun form monitoring: (1) mingguan melalui internet; dan (2) di tempat (site monitoring) dalam bentuk Bottle-neck analysis
        2. Konsultan Untuk Monitoring dan Evaluation
          • Membantu Dinas Kesehatan Propinsidan Dinkes Kabupaten Kota  melakukan monitoring kegiatan dan evaluasi di berbagai RS
          • Mengusulkan perbaikan-perbaikan sistem.
          • Melakukan kegiatan ME bekerjasama dengan Universitas Nusa Cendana
          • Melakukan verifikasi terhadap kegiatan RS Mitra di RSD. Hasil verikasi diberikan ke AIPMNH untuk proses pembayaran ke RS Mitra
    2. KEGIATAN PENDIDIKAN SPESIALIS
      1. Kementrian Kesehatan
        • Memberikan kebijakan yang mendukung kegiatan ini
        • Melakukan monitoring dan evaluasi
        • Mendanai pendidikan residen (APBN)
      2. Dinas Kesehatan Propinsi
        • Melakukan Bimbingan Teknis
        • Menyediakan dana pendidikan (share dengan Kabupaten)
        • Melakukan ME
      3. Pemerintah Daerah Kabupaten
        • Menyediakan dana untuk pendidikan
      4. Dinas Kesehatan RSD Kabupaten
        • menyediakan tenaga untuk dididik
        • menyiapkan fasilitas bekerja
      5. Universitas Mitra
        menyediakan tempat untuk belajar bagi dokter umum dari NTT dengan penanganan khusus